Gejala Penyakit
Gejala-gejala sebagian tergantung dari tipe
dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat
gejala. Tanda-tanda dan gejala-gejala yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda
dari penyakit hati termasuk:
- Jaundice
atau kekuningan kulit
- Urin
yang coklat seperti teh
- Mual
- Hilang
selera makan
- Kehilangan
atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
- Muntah
- Diare
- Warna
tinja (feces)yang pucat
- Nyeri
abdomen (perut) pada bagian kanan atas perut
- Tidak
enak badan (malaise) atau perasaan sakit yang kabur
- Gatal-gatal
- Varises
(pembesaran pembuluh vena)
- Kelelahan
- Hipoglikemia
(kadar gula darah rendah)
- Demam
ringan
- Sakit
otot-otot
- Libido
berkurang (gairah sex berkurang)
- Depresi
Suatu bentuk parah yang jarang dari infeksi hati
disebut acute fulminant hepatitis, menyebabkan gagal hati. Gejala-gejala dari
gagal hati termasuk:
- Aplastic
anemia, suatu keadaan dimana sumsum tulang (bone marrow) tidak dapat
membuat sel-sel darah
- Ascites,
terkumpulnya cairan didalam abdomen
- Edema
atau bengkak dibawah kulit
- Encephalopathy,
kelainan yang mempengaruhi fungsi-fungsi otak
- Hati
yang membesar dan perih (sakit)
- Limpa
membesar
- Perubahan
dalam status mental atau tingkat kesadaran
- Rentan
terhadap perdarahan
Penyebab
dan Risiko Penyakit
Penyakit hati dapat disebabkan oleh
faktor-faktor yang bervariasi. Penyebab-penyebabnya termasuk:
- Kerusakan-kerusakan bawaan
sejak lahir atau kelainan-kelainan hati yang hadir pada kelahiran
- Kelainan-kelainan metabolisme
atau kerusakan dalam proses dasar tubuh
- Infeksi-infeksi virus atau
bakteri
- Alkohol atau keracunan oleh
racun
- Obat-obat terentu yang
merupakan racun bagi hati
- Kekurangan Gizi (nutrisi)
- Trauma atau luka
Penyakit-penyakit hati yang
kemungkinan besar terjadi pada anak-anak termasuk:
- Alagille's syndrome, suatu
kondisi dimana saluran empedu menyempit dan memburuk, terutama pada tahun
pertama kehidupan
- Alpha 1- antitrypsin
deficiency, suatu penyakit hati genetik pada anak yang dapat menuju ke
hepatitis dan sirosis hati
- Biliary atresia, suatu kondis
dimana saluran empedu yang terbentang dari hati ke usus halus adalah
terlalu kecil penampangnya atau sama sekali tidak ada
- Galactosemia, suatu penyakit
keturunan dimana tubuh tidak dapat mentoleransi gula-gula tertentu didalam
susu. Gula-gula ini dapat memperluas, menyebabkan kerusakan yang serius
terhadap hati dan organ-organ lainnya dari tubuh.
- Hemorrhagic telangiectasia,
suatu kondisi dimana pembuluh darah yang tipis mengizinkan perdarahan yang
mudah dan sering dari kulit dan saluran pencernaan
- Hepatitis aktif kronis, suatu
peradangan hati yang menyebabkan luka yang meninggalkan parut dan gangguan
fungsi hati
- Kanker hati, yang dapat berasal
dari kanker pada bagian tubuh lainnya yang telah menyebar ke hati
- Neonatal hepatitis, adalah
hepatitis pada bayi baru lahir yang terjadi pada beberapa bulan pertama
kelahiran
- Reye's syndrome, suatu kondisi
yang menyebabkan meluasnya lemak di hati. Pada beberapa kasus kondisi ini
dikaitkan dengan penggunaan aspirin, terutama yang berhubungan dengan
chickenpox, influenza, atau penyakit-penyakit lainnya dengan demam
- Thalassemia, satu grup dari
anemia yang diwariskan, atau jumlah darah merah yang rendah
- Tyrosinemia, suatu kelainan
yang menyebabkan persoalan serius dengan metabolisme hati
- Wilson's disease, suatu kondisi
warisan (keturunan) yang menyebabkan meluasnya dari mineral tembaga
didalam hati
Penyakit-penyakit hati yang
kemungkinan besar terjadi pada orang dewasa termasuk:
- Batu empedu, yang mungkin dapat
menyumbat saluran empedu
- Hemochromatosis, suatu kondisi
yang menyebabkan tubuh menyerap dan menyimpan terlalu banyak besi.
Penumpukan dari besi menyebabkan kerusakan hati dan organ-organ lainnya
- Hepatitis, suatu peradangan dan
infeksi dari hati disebabkan oleh salah satu dari beberapa virus-virus
- Penyakit cystic dari hati, yang
menyebabkan luka-luka dan massa-massa yang terisi cairan di hati
- Porphyria, suatu kondisi yang
menyebabkan kesalahan fungsi dalam bagaimana tubuh menggunakan porphyrins.
Porphyrins adalah sangat penting pada pembuatan haemoglobin didalam sel
darah merah, untuk mengangkut oksigen keseluruh tubuh
- Primary sclerosing cholangitis,
suatu kondisi yang menyebabkan saluran empedu dari hati menyempit karena
peradangan dan luka goresan
- Sarcoidosis, suatu penyakit yang
menyebabkan suatu perluasan dari luka-luka di hati dan organ-organ lainnya
dari tubuh
- Sirosis, suatu kondisi serius
yang menyebabkan jaringan dan sel-sel hati diganti oleh jaringan parut
- Type I glycogen storage
disease, yang menyebabkan persoalan pada pengontrolan gula darah ketika
sesorang sedang puasa
Penyakit hati yang berhubungan
dengan alkohol termasuk:
- Hepatitis alkoholik
- Penyakit fatty liver yang menyebabkan pembesaran hati
- Sirosis alkoholik
Pencegahan
Penyakit
Beberapa tapi tidak semua penyakit
hati dapat dicegah. Contohnya, hepatitis A dan hepatitis B dapat dicegah dengan
vaksinasi.
Cara-cara lain untuk mengurangi
risiko penyakit infeksi hati termasuk:
- Mempraktekan kebersihan yang
baik, seperti mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau mengganti
diapers
- Menghindari meminum atau
memakai air kran jika berpergian ke luar negri
- Menghindari memakai obat
terlarang, terutama penggunaan bersama alat suntik
- Melakukan hubungan sex yang
aman
- Menghindari penggunaan bersama
alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
- Menghindari bahan racun dan
konsumsi alkohol berlebihan
- Gunakan bat-obatan seperti yang
dianjurkan
- Gunakan kehati-hatian pada
produk-produk kimia industri
- Makanlah diet yang berimbang
baik menurut petunjuk piramid dari makanan
- Dapatkan satu suntikan dari
immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis A
Perawatan
Penyakit
Perawatan untuk penyakit hati
termasuk:
- Istirahat di tempat tidur
- Minum banyak air untuk mencegah
dehidrasi
- Hindari obat-obatan yang tidak
perlu
- Hindari alkohol
- Makan diet yang berimbang untuk
penyakit hati
- Minum obat anti mual jika
diperlukan
Perawatan lanjutan tergantung dari
tipe dan luasnya penyakit. Contohnya, merawat hapatitis B, hepatitis C dan
hepatitis D dapat melibatkan penggunaan obat-obatan seperti obat-obatan anti
virus (antiviral) alpha interferon. Obat-obat lain yang digunakan untuk
merawat penyakit hepatitis dapat termasuk ribavirin, lamivudine, steroids,
dan antibiotik-antibiotik.
Acute fulminant hepatitis dapat menyebabkan gagal hati yang mengancam nyawa. Ini
memerlukan tinggal di rumah sakit dan perawatan untuk kelainan perdarahan,
encephalopathy, dan persoalan-persoalan nutrisi.
Biliary atresia mungkin dirawat dengan suatu prosedur yang disebut Kasai
surgery, suatu prosedur dimana dokter operasi menggantikan saluran empedu
dengan bagian dari usus halus bayi.
Hemochromatosis dirawat dengan cara mengeluarkan 0,5 liter darah satu atau
dua kali dalam seminggu untuk beberapa bulan sampai satu tahun, tergantung dari
keparahan kondisinya. Ini akan menghabiskan secara efektif kelebihan zat besi.
Supplemen vitamin dan mineral
diberikan untuk mencegah komplikasi dari primary biliary cirrhosis. Ini
termasuk vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin K, dan kalsium.
Cholestyramine dapat juga diberikan untuk meringankan gatal-gatal.
Untuk merawat Wilson's disease
dokter dapat meresepkan obat trientine atau penicillamine. Jika obat-obat ini
tidak dapat ditoleransi oleh pasien, maka dia mungkin diminta untuk minum obat zinc
acetate.
0 komentar:
Posting Komentar